Suasana khidmat wisuda purnabakti di Mahkamah Konstitusi (MK) berubah menjadi keteg4ngan sesaat.
Mantan Hakim MK, Anwar Usman, dilaporkan pings4n sesaat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian prosesi perpisahan di Ruang Sidang MK, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Paman dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini terlihat kehilangan keseimbangan saat hendak menuju lobi gedung.
Tubuhnya melemah hingga akhirnya terjatuh, memaksa para kolega dan petugas membopongnya ke ruang medis untuk penanganan darurat.
Usai mendapatkan perawatan medis dan kondisinya berangsur membaik, Anwar Usman memberikan keterangan langsung mengenai penyebab ambruknya fisik pria yang telah mengabdi selama 15 tahun di MK tersebut.
“Kurang tidur, sampai subuh begadang. Saya biasa lagi nonton podcast, kan habis pulang dari Bosnia. Tadi juga belum sempat sarapan,” ungkap Anwar dengan nada tenang namun terlihat letih.
Anwar Usman sempat disorot, saat ia menjabat Ketua MK dan ikut memutus perkara perubahan syarat usia capres–cawapres yang membuka jalan bagi Gibran Rakabuming Raka, yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya, sehingga memicu tudingan konflik kepentingan.
Majelis Kehormatan MK kemudian menyatakan ia melanggar etik berat karena tidak menjaga independensi dan imparsialitas, yang berujung pada pencopotannya dari jabatan Ketua MK.
Meski dicopot, Anwar tetap jadi hakim, serta memicu kritik luas publik karena dinilai merusak integritas lembaga peradilan dan kepercayaan terhadap konstitusi.
Sumber: Wartakota
#viral #gibran #mk #anwarusman









