Yang disebut terakhir ini membuat saya teringat dengan Napoleon, tokoh babi di novelnya George Orwell, Animal Farm. Di novel itu, para babi memang gemar berpesta. Berpesta dengan siapa? Dengan manusia.
Karena itu, di novel itu, kita bisa mengatakan: tak ada beda babi dengan manusia karena manusia sudah menjadi babi, demikian juga babi menjadi manusia.
Setidaknya kita bisa katakan begitu berdasarkan pengamatan teman-teman Napoleon di novel itu:
“Dua belas suara berteriak-teriak marah, dan mereka semua terlihat sama. Tidak ada pertanyaan lagi sekarang, apa yang telah terjadi dengan wajah para babi itu. Makhluk-makhluk di luar memandang dari babi ke manusia, dan dari manusia ke babi lagi; tetapi mustahil mengatakan mana yang satu dan mana yang lainnya.”
Yang mau kita diskusikan Sabtu ini adalah “Pesta Babi”, meski tak menutup kemungkinan akan menyinggung “Pesta Para Babi”.
Maksudnya novel George Orwell itu, loh.





