Salah satu pembunuh Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Hendrikus Rahayaan ternyata atlet berprestasi. Hendrikus Rahayaan ditangkap Polres Maluku Tenggara usai menusuk Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku pada Minggu (19/4/2026).
Saat ini Polisi diinformasikan telah mengamankan dua terduga pelaku yakni Hendrikus Rahayaan dan Finansius Ulukyanan.
Hendrikus Rahayaan, pria berusia 28 tahun asal Kota Tual, bukan nama asing di lingkungan olahraga bela diri. Ia pernah mencatatkan prestasi sebagai juara Muaythai tingkat nasional, serta mengoleksi sejumlah medali dari cabang wushu dan MMA, termasuk pada ajang Pra-PON dan PON. Rekam jejak tersebut menempatkannya sebagai atlet yang cukup diperhitungkan.
Tak hanya di bidang olahraga, Hendrikus juga sempat menempuh pendidikan hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Latar belakang akademik ini memperlihatkan bahwa ia memiliki fondasi pengetahuan yang seharusnya menjauhkan dirinya dari persoalan hukum.
Sorotan terhadap Hendrikus semakin menguat setelah diketahui bahwa ia memiliki hubungan kekerabatan dengan John Kei, figur yang selama ini dikenal dalam berbagai konflik kelompok di Jakarta. Koneksi ini memunculkan dugaan bahwa peristiwa yang terjadi bukan sekadar tindak kriminal spontan, melainkan memiliki akar konflik yang lebih panjang.
#Ntvnewsid #NusKei #AgrapinusRumatora #JohnKei #AtletMMA





















