Saat itu, Jusuf Kalla yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia disebut-sebut memberikan ruang bagi masjid untuk menyuarakan isu yang berkembang, termasuk tudingan penistaan agama terhadap Ahok. Kasus tersebut berujung pada proses hukum yang tetap berjalan meskipun Ahok telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Kini, ketika muncul tudingan serupa yang diarahkan kepada Jusuf Kalla, sebagian masyarakat mulai mempertanyakan konsistensi penegakan hukum. Muncul aspirasi publik yang menuntut keadilan ditegakkan secara setara, tanpa tebang pilih. Dalam pandangan ini, proses hukum diharapkan berjalan secara transparan dan objektif, serta tidak dipengaruhi oleh posisi, jabatan, atau latar belakang seseorang.
Isu ini pada akhirnya bukan hanya tentang individu, tetapi juga tentang prinsip keadilan hukum di Indonesia—apakah benar-benar diterapkan secara adil bagi semua warga negara.
#fotofyp
#fotoviral


















