Prajurit TaNI kembali terpecah karena melihat arah negeri ini sudah melenceng dari jalur benang merah.
Maruli kebingungan, tampak mulai persiapkan ambil langkah seribu. Sepertinya pecah kongsi antara Luhut yang membuat mereka berdua seperti tidak sedang baik-baik saja.
Perwira menengah sebagian, kembali ke tanah air jaya sakti dan pelukan ibu pertiwi dari pada mengikuti jejak sang duda yang di pecat mertuanya karena tertangkap hendak memperkosa gadis desa ketika sedang menjalankan latihan sehingga harus kehilangan biji pelor mata satunya.
Semoga langkah ini makin banyak di ikuti oleh perwira – perwira menengah dan tinggi yang lain. Sehingga Indonesia tidak perlu lagi harus tumpah darah lagi untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah yang adalah saudara sebangsa sekiri.































































































