_Jakarta, +62 News_ – Pemerintah melalui Kementerian BUMN terus menjalankan program perampingan dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara. Hingga pertengahan 2026, tercatat 290 BUMN telah ditutup dengan target penghematan anggaran mencapai puluhan triliun rupiah.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mewujudkan BUMN yang lebih ramping, efisien, dan berfokus pada bisnis inti demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Fokus pada Efisiensi dan Kesehatan Keuangan
Menteri BUMN menyatakan bahwa penutupan 290 BUMN tersebut dilakukan setelah melalui proses evaluasi mendalam. BUMN yang ditutup umumnya merupakan perusahaan yang sudah tidak produktif, merugi secara berkelanjutan, atau memiliki fungsi yang tumpang tindih dengan BUMN lain.
“Dana yang sebelumnya tersedot untuk menalangi BUMN yang tidak sehat, kini bisa dialokasikan untuk program-program prioritas nasional seperti ketahanan pangan, infrastruktur, dan penguatan BUMN inti,” ujar sumber resmi Kementerian BUMN.
Dampak ke APBN
Dengan ditutupnya ratusan BUMN, pemerintah menargetkan penghematan anggaran hingga puluhan triliun rupiah. Penghematan ini berasal dari pengurangan subsidi, penyertaan modal negara, serta beban operasional yang tidak lagi ditanggung negara.
Selain itu, aset-aset dari BUMN yang ditutup akan dioptimalkan. Sebagian dijual, sebagian digabung dengan BUMN lain yang memiliki lini bisnis serupa agar lebih kuat secara skala dan daya saing.
BUMN Inti Diperkuat
Pemerintah menegaskan bahwa perampingan ini bukan berarti mengurangi peran BUMN. Justru sebaliknya, BUMN-BUMN inti di sektor strategis seperti energi, perbankan, telekomunikasi, konstruksi, dan pangan akan diperkuat permodalannya agar bisa bersaing di level global.
Program ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, efisien, dan berdampak langsung kepada rakyat.
Analis menilai langkah ini sebagai “operasi bedah” yang sudah lama dibutuhkan agar BUMN tidak lagi menjadi beban APBN, melainkan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi.
—
Konteks:
Penutupan 29 BUMN ini adalah bagian dari roadmap Kementerian BUMN 2024-2029. Target akhirnya adalah memiliki BUMN yang jumlahnya jauh lebih sedikit, tapi lebih besar, sehat, dan profesional.
Atau mau dibuatkan *thumbnail + caption IG + headline running text* buat berita BUMN ini dulu?



















