"The truth not justification"

Kebenaran Bukan Pembenaran

Advertisement

Pernyataan keras disampaikan Pendeta Muriwali Yanto Matalu (MYM) terhadap Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) terkait polemik video viral yang melibatkan Jusuf Kalla.

Pendeta MYM menilai langkah Ketua PGI justru mempermalukan diri sendiri dan kekristenan. Kritik pertama diarahkan pada pertemuan antara Ketua PGI dan Jusuf Kalla yang berlangsung di kediaman JK. Menurutnya, sebagai pihak yang menjadi sorotan, seharusnya Jusuf Kalla yang mendatangi PGI, bukan sebaliknya. Ia menilai hal itu menimbulkan kesan bahwa PGI tidak memiliki wibawa.

 

Selain itu, Pendeta MYM juga mengkritik pernyataan Ketua PGI yang secara langsung mengimbau umat Kristen agar tidak terpengaruh potongan video viral tersebut. Ia berpendapat, langkah itu seharusnya dilakukan secara internal melalui para pimpinan sinode, bukan diumumkan langsung ke publik, karena dapat menimbulkan kesan seolah-olah Ketua PGI menjadi pihak yang mengklarifikasi pernyataan Jusuf Kalla.

 

Pendeta MYM menegaskan, kritik ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap wibawa gereja di ruang publik. Ia berharap ke depan, para pemimpin gereja dapat lebih bijak dalam mengambil langkah, terutama dalam menjaga martabat dan kehormatan institusi keagamaan.

 

#bukanteolog