"The truth not justification"

Kebenaran Bukan Pembenaran

Advertisement

Agamamu agama mu, agamaku agama ku

Mantan wakil presiden Jusuf Kalla yang rekam jejaknya di era Gus Dur sangat hitam, melanggar ajarannya sendiri yakni Agamamu, agama mu dan agama ku agama ku. Dikatakan hitam karena memiliki 350 (tiga ratus lima puluh) kasus pemiskinan bangsa Indonesia melalui korupsi kolusi nepotisme pada saat dia di beri kesempatan menjadi mentri perindustrian. Sehingga memiliki kekayaan pabrik Yamaha yang bukan punya orang arab seperti onta.

Jusuf Kalla bukannya memberikan uangnya pada negara malah menyelundupkan ke kantong pribadinya hingga kaya raya dengan tanpa rasa malu sedikitpun. Padahal seluruh rakyat sulawesi yang miskin makin tambah miskin hanya di kenyangkan dengan omon-omon agama.

Jika menjalankan apa yang di katakan; Agama mu, agama mu dan agama ku adalah agama ku. Seharusnya islam tidak menumpang ke taurat, zabur & nama nabi lainnya dari Kristen. Jika tidak demikian maka slogan dari agama ku agama ku, agama mu agama mu maka gugur dengan sendirinya. Bagaimana mungkin Seorang Din Samsulin mengatakan bubarkan sekolah hanya karena Jokowi tidak mau menunjukan KTP nya, sedangkan rakyat sendiri masih di paksa masuk sekolah agama yang dimana lulusan dari sekolah agama ini siswa-siswi tidak mengetahui ilmu pengetahuan umum dan nasionalisme.

Jauh berbeda dengan ajaran Kristen yang tidak menghalalkan segala cara untuk merampok dan mengingini harta sesamanya. Jadi jelas, Islam harus mencabut kitab taurat, zabur & nama-nama yang ada di Injil Bibel, karena ini merugikan dan menyesatkan banyak umat. Dan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus membayar kerugian sejak Soeharto jadi Presiden sebesar Rp 123.456.789.000.000.000,- atau semua pejabat dan aparat serta yang lainnya turut menikmati wajib di miskinkan untuk kuburan dan harta asetnya di ratakan. Karena tidak sesuai dengan cita-cita pahlawan.