Politik 2029 sepertinya adalah puncak dari politik sejak Indonesia merdeka nantinya. Karena rakyat sudah dewasa dan kapok di bohongi hanya karena dalil pemimpin harus dari agama mayoritas. Karena nyatanya ketika terpilih malah asyik berbohong dan membohongi rakyatnya. Partai – partai besar yang bernafas agama besar kemungkinan akan kehilangan massa dan suaranya, jika pun beli. Yang selama ini sudah langganan tidak percaya lagi. Karena banyak orang- orang kepercayaannya murtad. Bagaimana tidak? Agama yang selama ini di anggap ajaib bin sakti ternyata hanya sebuah bualan dari tong kosong yang nyaring bunyinya.
Agama hanya di jadikan oknum untuk berkuasa, profesi rakyat kembali di coreng dan di injak-injak. Setiap pemimpin yang berhasil duduk di atas, ternyata hanya pandai berbohong- menipu – mengkhianat atas nama rakyat. Kemiskinan ternyata bagi mereka hanya candaan dan gurauan ini tentu saja membuat mereka akan lari dari selama ini yang menghidupi mereka lewat perkumpulan agama. Memang yang kecil di bawah sana tak mampu berbuat apa-apa selain pasrah dan bertahan untuk tidak menyerah.
Di lain kesempatan, Mrs Anjali yang di kenal sebagai piawai dalam menentukan siapa politis yang akan berhasil duduk di atas mengatakan; ” disinilah Ksatria Piningit akan menunjukan dirinya. Dia adalah pembela rakyat, selama ini ada di belakang istana. Di kenal sebagai arwah gentayangan istana. Karena memang dia yang mengetahui dan mengatur siapa yang berhak naik ke atas mimbar untuk memperkenalkan dirinya. Dia bukan sosok asing. Banyak politisi gerah dengan keberadaannya, segala cara di lakukan untuk menjegal dan membunuh karakternya. Tapi, semua itu sia-sia. Karena semesta sudah ada di tangannya. Dia dekat dengan penguasa dunia dan akherat. Bahkan dia di sebut sebagai “yang terakhir” sebelum dunia berakhir. Sepak terjangnya selama ini sudah membuktikan bahwa dia bukan orang sembarangan. Siapapun yang berlawanan akan kehilangan oksigen di alat pernapasannya seketika. Jadi, ya biarkan saja. Kalau langkahnya di hambat, tentu dunia ini pun akan berakhir. Jadi kita sudah tidak bisa ngapa-ngapain selain membiarkan atau mendukungnya. Karena rakyat memang menaruh hati pada jiwanya. Dan pemimpin yang sekarangpun turut menaruh hati untuk langkahnya. Karena beliaupun turut serta mendukung kepemimpinan yang sekarang.. Banyak orang besar yang akan merapat dan menghadap padanya untuk meminta di dukung. Biasakan dalam berpolitik seperti itu. Tapi. Artinya ya, dialah Ksatria Piningit. Yang benar-benar membuktikan kebenaran dengan segala kekurangan dan kelemahannya sebagai manusia.”






