"The truth not justification"

Kebenaran Bukan Pembenaran

Advertisement

Joker Merah: Jokowi yang Kerja Mereka yang gerah

Pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang akrab disapa Gus Miftah, menanggapi riuh rendah tudingan ijazah palsu yang terus dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo.

Dengan gaya bicaranya yang santai namun taj4m, Gus Miftah mengajak masyarakat untuk melihat fakta yang lebih besar daripada sekadar urusan administratif yang terus digoreng.

 

Gus Miftah menyoroti logika berpikir pihak-pihak yang menuding bahwa syarat pencalonan Jokowi, mulai dari Walikota Solo, Gubernur DKI, hingga dua periode menjadi Presiden, dianggap tidak sah.

 

“Lho, kalau ijazahnya dianggap bermasalah, kok ya bisa lolos verifikasi berkali-kali? Dari Solo sampai Istana Negara itu bukan jalan tol yang tanpa hambatan administratif. Kalau itu palsu, ya sing nomplok (yang untung) banyak banget dong? Tapi kita jangan lupa, ada yang lebih ‘asli’ dari sekadar kertas,” ujar Gus Miftah.

 

Gus Miftah menekankan bahwa di luar perdebatan ijazah, masyarakat tidak bisa menutup mata terhadap transformasi fisik yang terjadi di tanah air, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

• Konektivitas Tanpa Batas: Pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa yang menyambungkan Jakarta hingga Jawa Timur adalah fakta yang dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat.

• Efek Ekonomi: Memangkas waktu tempuh bukan sekadar soal kecepatan, tapi soal efisiensi logistik yang menghidupkan ekonomi di daerah-daerah.

 

Satu hal yang paling ditekankan adalah keberhasilan Indonesia dalam menangani krisis global. Gus Miftah memuji ketegasan kepemimpinan Jokowi saat dunia dihantam badai COVID-19.

“Kita ini jangan kufur nikmat. Indonesia itu diakui dunia sebagai salah satu negara terbaik dalam penanganan COVID-1. Kita termasuk negara ke-4 yang paling cepat bangkit dan keluar dari jerat pandemi. Itu prestasi nyata, bukan sekadar teori di atas kertas diploma,” tegasnya.

 

Baginya, perdebatan mengenai masa lalu pendidikan seseorang seringkali menjadi bising yang mengaburkan fokus pada hasil kerja. Gus Miftah mengajak semua pihak untuk lebih objektif dalam menilai seorang pemimpin melalui jejak pembangunan dan ketahanan nasional yang telah teruji dalam masa krisis.

“Ijazah itu tiket masuk, tapi prestasi itu bukti kalau kita sudah sampai di tujuan, “Ucapnya”

 

#GusMiftah #Jokowi #PresidenJokowi #Berita #IjazahJokowi #OpiniPublik

#BeritaTerkini #PolitikIndonesia #BeritaChannel