Penolakan terhadap kedatangan Abdul Somad di Sulawesi Utara kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataan tegas disampaikan Panglima Besar Ormas Adat Manguni Makasiouw, Andy Rompas.
Dalam forum resmi, Andy menjelaskan bahwa penolakan jalur masuk melalui Manado dilakukan sebagai langkah antisipasi demi menjaga stabilitas dan mencegah potensi konflik sosial di wilayah tersebut.
Menurut Andy, solusi terbaik adalah mengalihkan perjalanan UAS melalui daerah lain seperti Gorontalo agar situasi tetap kondusif.
Ia menegaskan bahwa masyarakat adat Minahasa tidak ingin Sulawesi Utara mengalami perpecahan seperti konflik yang pernah terjadi di Ambon maupun Poso.
Andy juga menyoroti sejumlah pernyataan lama UAS yang dianggap kontroversial dan menyinggung pihak tertentu. Karena itu, menurutnya, masyarakat adat merasa perlu bersikap tegas demi menjaga kerukunan yang selama ini sudah terbangun di tanah Minahasa.
Meski demikian, Andy menegaskan bahwa sikap tersebut bukan bentuk penolakan terhadap Islam ataupun umat Muslim. Ia mengatakan masyarakat adat tetap menghormati komunitas Muslim di Sulawesi Utara, namun mereka juga memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, toleransi, dan kedamaian antarwarga.
#fotofyp
#fotoviral















































